Wednesday, 9 November 2016

KANDUNGAN GIZI DALAM KACANG PANJANG DAN BUNCIS

Kacang panjang dan buncis merupakan sayuran pilihan yang dapat dikonsumsikan kedalam masyarakat luas, kandungan gizi yang terdapat pada sayuran ini sangatlah diperlukan oleh tubuh manusia. Berikut ini akan kami jelaskan dari berbagai kegunaan dan jumlah kandungan gizi pada sayuran tersebut :
Kacang Panjang
Kacang panjang termasuk sayuran buah yang sangat populer dikalangan masyarakat luas pada umumnya. Hasil utamanya berupa buah atau polong muda. Tanaman ini berbentuk semak atau perdu dan mempunyai sifat tanaman yang merambat. Tanaman ini sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia. Menurut berbagai sumber tanaman ini berasal dari India. Selanjutnya tanaman kacang panjang menyebar didaerah-daerah Asia.
Kacang Panjang
Kacang panjang memiliki nama-mana yang berbeda disetiap negara, misalkan, kacang panjang (Indonesia), Sitao (Filipina), Jurokusasage (Jepang), taulok (Cina), Kacang belut (Malaysia), yaediong bean atau asparagus bean (Amerika), Poythenkal (Thailand), dan lain sebagainya. Kacang panjang sebagai bahan makanan sayuran yang dapat dikonsumsikan (dimakan) dalam keadaan muda seluruh buah beserta bijinya, baik dalam bentuk mentah (sebagai lalapan) atau dalam bentuk olahan bersama bahan-bahan makanan lainnya.
Biasanya kacang panjang digunakan sebagai bahan makanan pelengkap bersama dengan ayam goreng, ikan goreng atau ikan bakar, dan bebek goreng. Selain itu, kacang panjang dapat dimasak bersama sayuran lainnya, seperti sayuran lodeh, sayuran asam, pecel, atau oseng-oseng. Kacang panjang juga memiliki manfaat sebagai pengobatan. Kandungan zat-zat gizi yang terdapat pada kacang panjang dapat dilihat tabel sebagai berikut :
Tabel kandungan gizi dalam setiap 100 gr pada kacang panjang.
No.
Jenis Zat
Jumlah Kandungan Gizi
1.
Energi/kalori (kal)
50, 00
2.
Protein (g)
3,40
3.
Lemak (g)
0,40
4.
Karbohidrat (g)
8,50
5.
Kalsium (mg)
106,00
6.
Fosfor (mg)
63,00
7.
Besi (mg)
1,40
8.
Serat (g)
2,50
9.
Vitamin A (mg)
295,00 RE
10.
Vitamin B1 (mg)
0,14
11.
Vitamin B2 (mg)
0,15
12.
Vitamin B3/Niacin (mg)
1,30
13.
Vitamin C (mg)
27,00
14.
Vitamin B (mg)
-
15.
Air (g)
88,50

Buncis
Buncis merupakan tanaman jenis sayuran kacang-kacangan, dimana sebagian besar masyarakat sama sekali bukan sayuran asing, sebagai menu makanan sehari-hari yang popularitas buncis sebanding dengan jenis sayuran yang lain. Pada setiap perhelain buncis , sayuran olahan buncis selalu ada.
Buncis
Buncis istilah lainnya Phaseolus vulgaris L yang termasuk tumbuhan keluaran papilionaceae atau Leguminosae. Tanaman ini merupakan tanaman yang bukan berasal dari Indonesia yang diperkirakan tanaman yang berasal dari Amerika Selatan, kemudian menyebar ke Asia dan Eropa. Di pasaran Internasional buncis dikenal dengan sebutan nama green bean atau Bean saja, sedangkan di Amerika yang sangat akrab dengan sebutan nama Nap bean atau Kidney bean. Tanaman ini ada tumbuh yang merambat dan ada pula yang tumbuh dengan tegak. Tumbuhan ini termasuk tumbuhan semusim.
Banyak khasiat yang terkandung didalam buncis. Para ahli tumbuhan obat banyak melakukan penelitian tentang kandungan buncis. Diketahui bahwa buncis mengandung beragam nutrisi atau zat kimia alami yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Zat kimia yang dimaksud, antara lain : Steroida, alkaloid, flavonoida, asparagin, arginin, saponin, triterpenoida, stigmasterin, asam amino, fasin, kolina, tanin, trigonelin, dan zat pati.
Berdasarkan kandungan zat tersebut, para ahli yang melakukan uji coba merekomendasikan buncis dapat diramu sebagai obat, yaitu kencing manis, para ibu-ibu yang mengalami kemerosotan jumlah ASI. Kandungan zat-zat gizi yang terdapat pada buncis secara terperinci.
Kandungan gizi dalam setiap 100 gr pada buncis.
No.
Jenis Zat
Jumlah Kandungan Gizi
1.
Energi/kalori (kal)
330.000
2.
Karbohidrat(g)
60
3.
Gula alami (g)
2
4.
Serat (g)
25
5.
Lemak (g)
1
6.
Protein (g)
24
7.
Vitamin B5 ( mg)
0.8
8.
Vitamin B9 (%)
99
9.
Kalsium (mg)
143
10.
Zat besi (mg)
8
11.
Magnesium (mg)
140
12.
Zinc (mg)
3
13.
Air (g)
12