Friday, 11 November 2016

KANDUNGAN GIZI DALAM SAYURAN KANGKUNG DAN SELADA

Assalamualaikum Wr.Wb salam jumpa kembali para pembaca yang Budiman dalam pertemuan kali ini kami segenap penulis ingin menyampaikan beberapa ide kami untuk menginformasikan tentang kandungan gizi yang terdapat pada sayuran kangkung dan sayuran selada yang kita jumpai dipasar-pasar maupun disekitar kita yang tanpa disadari banyak manfaat dan banyak pula kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia kita semua.
KANGKUNG
Kangkung merupakan tanaman menetap yang dapat tumbuh lebih dari satu tahun. Spesies kangkung yang banyak dibudidayakan secara komersial adalah Ipomea Aquatica Forsk (kangkung air) dan Ipomea Reptans Poir (kangkung darat). Bentuk tanaman kangkung ini bulat panjang, berbuku-buku, yang banyak mengandung air, serta berlubang-lubang.
Batang tanaman kangkung tumbuh merambat atau menjalar di air maupun didarat yang mempunyai cabang banyak. Selama pertumbuhannya, kangkung dapat berbunga, berbuah, dan berbiji, terutama kangkung darat. Bagian kangkung yang paling penting daun, batang muda, dan pucuk-pucuknya. Bagian ini biasa digunakan sebagai sayuran.
Berbagai masakan dengan bahan dasar kangkung antara lain : tumis kangkung, cah kangkung, sayuran bobor kangkung, pelecing kangkung, dan semur kangkung. Kegunaan kangkung tidak hanya untuk bahan sayuran. Kangkung yang banyak mengandung vitamin A dan mineral serta unsur gizi lainnya, dapat dimanfaatkan untuk pengobatan maupun untuk pencegahan suatu penyakit, misalnya untuk sembelit dan untuk menenangkan syaraf / susah tidur serta masih banyak lagi yang lainnya. Dibawah ini kami akan menyajikan nilai gizi yang terdapat dalam sayuran kangkung
Kandungan Gizi dalam setiap 100 gram pada sayuran kangkung
No.
Jenis Zat
Jumlah Kandungan Gizi
1.
Energi/kalori (kal)
29,00
2.
Protein (g)
3,00
3.
Lemak (g)
0,30
4.
Karbohidrat (g)
5,40
5.
Kalsium (mg)
73,00
6.
Fosfor (mg)
50,00
7.
Besi (mg)
2,50
8.
Serat (g)
-
9.
Vitamin A (mg)
6300,00 SI
10.
Vitamin B1 (mg)
0,07
11.
Vitamin B2 (mg)
-
12.
Vitamin B3/Niacin (mg)
1,30
13.
Vitamin C (mg)
32,00
14.
Vitamin B (mg)
-
15.
Air (mg)
89,70
Sumber : direktoret Gizi Depkes RI
SELADA
Selada (Lactuva Sativa) termasuk dalam kelompok tanaman sayuran yang sudah dikenal di masyarakat luas. Jenis tanaman sayuran ini berasal dari negara Eropa. Setelah diketahui masyarakat luas ternyata sayuran ini memiliki kandungan gizi yang baik, maka banyak dikembangkan dan dibudidayakan di berbagai negara, termasuk di Indonesia.
Beragam varietas banyak dikembangkan di masing-masing negara sesuai dengan syarat tumbuhnya. Selada memiliki nama yang berbeda-beda di setiap negara, misal selada (Indonesia), mustard (Taiwan), dan Lettuce atau head lettuce (kalangan internasional). Di Indonesia tanaman selada dibudidayakan oleh masyarakat di daerah-daerah sentra sayuran di daratan tinggi.
Sayuran ini mengandung zat-zat yang memenuhi syarat untuk kebutuhan gizi masyarakat. Selada ini sebagai bahan makanan sayuran yang dapat dikonsumsikan dalam bentuk mentah (lalapan) yang disajikan bersama-sama dengan bahan bahan makanan lain. Seperti salad, gado-gado, humberger, lkan bakar, sate kambing, ikan goreng,cumi-cumi goreng mentega, dan lain sebagainya.
Selada juga dapat diolah dengan sayuran yang lain, misalkan sup, acar, asinan dan lain sebagainya. Pada umumnya, olahan masakan yang menggunakan sayuran selada yaitu masakan Cina, Jepang, Eropa, atau Amerika. Selain berguna untuk bahan makanan, selada juga berguna untuk pengobatan (terapi) berbagai macam penyakit.
Kegunaan selada untuk pengobatan antara lain untuk mencegah panas dalam perut, sembelit, susah tidur, rabun ayam (xeropthalmia), hipertensi, diabetes, menurunkan kolesterol darah dan memperlancar pencernakan makanan. Dengan demikian, selada memiliki peranan yang sangat penting di dalam menunjang kesehatan masyarakat. Karena selada mengandung zat-zat yang cukup lengkap. Kandungan gizi pada selada dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :
Kandungan gizi dalam setiap 100 gr pada Selada
No.
Jenis Zat
Jumlah Kandungan Gizi
1.
Energi/kalori (kal)
19, 00
2.
Protein (g)
1,30
3.
Lemak (g)
0,40
4.
Karbohidrat (g)
3,40
5.
Kalsium (mg)
97,00
6.
Fosfor (mg)
34,00
7.
Besi (mg)
1,40
8.
Serat (g)
2,50
9.
Vitamin A (mg)
1050,00 RE
10.
Vitamin B1 (mg)
0,06
11.
Vitamin B2 (mg)
0,11
12.
VitaminB3/Niacin (mg)
0,50
13.
Vitamin C (mg)
19,00
14.
Air (mg)
90,80
              Sumber : direktoret Gizi Depkes RI