Assalamualaikum Wr.Wb. salam sejahtera bagi para pembaca yang Budiman yang baik hati. Kali ini kami segenap penulis ingin menyampaikan beberapa informasi yang mungkin berguna bagi dan bermanfaat bagi para pembaca. Kesehatan merupakan unsur dasar yang sangat berperan dalam semua aktifitas yang kita lakukan sehari-hari, maka alangkah baiknya kesehatan tubuh kita jaga sebaik mungkin yang merupakan tonggak aktifitas dalam kehidupan. Kita jaga dengan memakan makanan yang mengandung empat sehat lima sempurna, sehingga asupan makanan dan nutrisi tubuh bisa terpenuhi dan kesehatan tubuh juga terjaga.
Tomat
Demi masa ke masa tomat masih digemari banyak orang, terutama buat untuk bahan memasak, di sajikan sebagai buah dan lalapan, serta untuk bahan campuran makanan yang lain. Tomat dalam istilah bahasa latin (Licopersicum esculentum). Buah yang tanpa mengenal musim ini ternyata banyak mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan jantung serta dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh kita.
Keistimewaan yang lain pada buah tomat ini adalah tingginya kandungan likopen. Selain memberikan warna merah pada buah tomat tersebut, likopen ini terbukti efektif sebagai zat antioksidan. Likopen ini juga dapat menurunkan resiko terkena kanker yang terutama pada kanker prostat, lambung, dan tenggorokan.
Tomat ini juga banyak dimanfaatkan di dalam industri kecantikan. Banyak masker atau pil anti penuaan kulit yang tersebar di Indonesia yang bahan dasarnya menggunakan dari tomat, dikarenakan kandungan likopen yang terdapat pada tomat ini sangat efektif sebagai zat antioksidan.
Mengkonsumsi buah tomat sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Dari hasil penelitian FAO dan WHO bahwa kandungan likopen yang terdapat buah tomat tidak akan rusak dan jumlahnya pum tidak jauh berubah selama pemanasan. Bahkan, kandungan likopen akan meningkat 10 kali lipat jika tomat diolah menjadi saos atau pasta tomat. Kandungan zat-zat yang terkandung dalam tomat secara terperinci sebagai berikut :
Kandungan Gizi dalam setiap 100 gram pada buah Tomat
|
No.
|
Jenis
Zat
|
Jumlah
Kandungan Gizi
|
|
1.
|
Energi/kalori
(kal)
|
20,00
|
|
2.
|
Protein
(g)
|
1,00
|
|
3.
|
Lemak
(g)
|
0,30
|
|
4.
|
Karbohidrat
(g)
|
4,20
|
|
5.
|
Kalsium
(mg)
|
5,00
|
|
9.
|
Vitamin
A (mg)
|
1500
SI
|
|
10.
|
Vitamin
C (mg)
|
40
|
Sumber : direktoret Gizi Depkes RI
Jambu biji
Jambu biji dalam istilah bahasa latin (Guava psidium guajava Linn). Buah jambu ini berasal dari negara Amerika Tengah. Tanaman buah jambu biji ini dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Yang pada umumnya ditanam dipekarangan, perkebunan, dan ditanam di ladang-ladang.
Pohon jambu biji ini merupakan tanaman perdu yang banyak bercabang, tingginya dapat mencapai 12 meter. Jambu biji yang banyak digemari oleh masyarakat pada umumnya adalah jambu biji yang berdaging lunak dan tebal, rasanya manis, bijinya sedikit, dan buahnya berukuran besar.
Diantara berbagai jenis buah-buahan, jambu biji ini banyak mengandung vitamin C yang paling tinggi. Vitamin C sangat baik sekali untuk sebagai zat antioksidan. Sebagai besar vitamin C, jambu biji terkonsentrasi pada kulit dan daging bagian luaryang lunak dan tebal. Selain vitamin C, jambu biji juga kaya akan serat, yang terutama pada pectin (serat yang larut dalam air).
Manfaat dari pectin ini bermanfaat untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh yaitu dengan cara mengikat kolesterol dan asam empedu yang terdapat dalam tubuh dan membantu pengeluarannya. Kandungan zat-zat yang terdapat pada jambu biji dapat kita lihat dengan tabel berikut ini :
Kandungan Gizi dalam setiap 100 gram pada buah Jambu biji
|
No.
|
Jenis
Zat
|
Jumlah
Kandungan Gizi
|
|
1.
|
Energi/kalori
(kal)
|
49,00
|
|
2.
|
Protein
(g)
|
0,90
|
|
3.
|
Lemak
(g)
|
0,30
|
|
4.
|
Karbohidrat
(g)
|
12,20
|
|
5.
|
Kalsium
(mg)
|
14,00
|
|
6.
|
Fosfor
(mg)
|
28,00
|
|
7.
|
Besi
(mg)
|
1,10
|
|
8.
|
Serat
(g)
|
5,60
|
|
9.
|
Vitamin
A (RE)
|
25,00
|
|
10.
|
Vitamin
B1 (mg)
|
0,05
|
|
11.
|
Vitamin
B2 (mg)
|
0,04
|
|
12.
|
Vitamin
B3/Niacin (mg)
|
1,10
|
|
13.
|
Vitamin
C (mg)
|
5,00
|
|
14.
|
Niacin
(mg)
|
0,10
|
|
15.
|
Air
(mg)
|
86
|
Sumber : direktoret Gizi Depkes RI

